Versus The World, Mereka Yang Berani Menantang Dunia


DI DEPAN MATA PUBLIK MUNDIAL, DENGAN LANTANG MEREKA MENGATAKAN BISA. MEREKA PEDE BERSANDING DENGAN BAND-BAND DUNIA. MEREKA BERANI MENANTANG DUNIA.

Versus-the-World-Mereka-yang-Berani-Menantang-Dunia

KETIKA belakangan ini Indonesia diberondong band luar negeri, band-band ini justru terlebih dahulu mengenalkan nama negera kita ke hadapan publik dunia. Merekalah yang telah meretas jalan bagi band-band internasional untuk mau hadir ke sini. Mengintroduksi sebuah kalimat, bahwa di sebuah negeri yang nun jauh di bagian timur terdapat skena metal yang tidak kalah stingak dibanding skena-skena di bagian bumi lain. Continue reading

Advertisements

Panceg Dina Hiji Galur : Komunitas Ujungberung


Ujungberung adalah sebuah kota kecamatan di bandung bagian paling timur. Daerah ini berada pada ketinggian 668 m di atas permukaan laut, berbatasan dengan Kecamatan Cibiru di timur, Kecamatan Arcamanik di barat, Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung di utara, dan Kecamatan Arcamanik di Selatan. Kecamatan Ujungberung mempunyai luas wilayah 1.035,411 Ha, dengan jumlah penduduk 67.144 jiwa. Sejak dulu, Ujungberung terkenal sangat kental dengan seni tradisionalnya, terutama seni bela diri benjang, pencak silat, angklung, bengberokan, dan kacapi suling.

Panceg Dina Hiji Galur

Kultur kesenian rupanya tak lekang dari generasi muda Ujungberung walau Ujungberung kemudian dibom oleh kultur industri. Daya eksplorasi kesenian yang tinggi membuat tipikal seniman-seniman muda Ujungberung terbuka terhadap segala pengaruh kesenian. Salah satu yang kemudian berkembang pesat di Ujungberung selain seni tradisional adalah musik rock/metal.

Continue reading

Head Danger, Cililin Janjikan Sensasi ala Metal Camp


Coba tonton video Metal Camp di laman Youtube. Rasanya asyik nonton acara metal disebuah venue dengan lansekap alam terbuka yang indah seperti Metal Camp yang di gelar di Tolmin – Slovenia. Di sela-sela nonton sajian musik, kita bisa berenang di sungai dengan air yang sangat sejuk sambil melihat pepohonan hijau.

Cililin Teriak 4

Tapi, jika ingin mendapatkan sensasi seperti itu, kita tak perlu jauh-jauh pergi ke Slovenia. Sebab, di sini juga ada gigs yang menjanjikan sensasi serupa, yakni Cililin Teriak. Digelar di Bumi Perkemahan Curug Sawer, nonton Cililin Teriak bisa sambil tamasya. Karena itu, jika tidak acara penting pada Minggu (24/3), sempatkan datang ke Cililin Teriak. Continue reading

Ini Alasan Bandung Berisik 2013 Usung Tema Versus The World


TEMA INI DIUSUNG SEBAGAI LANGKAH OUT OF THE BOX TERHADAP KECENDERUNGAN BANYAK FESTIVAL METAL DEWASA YANG KERAP MENDATANGKAN BAND MANCANEGARA

Bandung Berisik Versus The World

Bandung Berisik Versus The World – ATAP Promotions telah merilis sejumlah nama untuk mengisi line up sementara Bandung Berisik 2013. Untuk pengisi main stage tertatik nama Jasad, Seringai, Jeruji, Siksa Kubur, Noxa, Rocket Rockers, Burgerkill, Outright, Devadata, Alice dan Revenge The Fate. Sementara Infamy, Insulin Coma, Kaluman, Auman dan Kill The King diplot tampil di Rabel Stage.

Dari sekitar 16 band yang sudah fiks bakal menghajar panggung Bandung Berisik 2013, tidak ada satu pun yang berasal dari mancanegara. Padahal, seperti tahun-tahun sebelumnya, di luaran sana khalayak banyak berharap Bandung Berisik tahun ini mau mengundang band luar negri. Namun rupanya Atap punya pemikiran lain. Ketika skema mengharap panggung Bandung Berisik diramaikan band mancanegara, Atap justru ajeg mengusung spirit ingin memberikan kesempatan maksimal terhadap band lokal. Maka kemudian diambillah jalan tengah melalui tema Versus the World.

“Anggap saja ini sebagai langkah out of the box terhadap kecenderungan yang berkembang. Ketika orang lain ramai-ramai mendatangkan band internasional, kita justru tetap dengan komitmen memberi kesempatan maksimal buat band lokal untuk tampil di Bandung Berisik,” ujar Yayat Boyat. Continue reading

Hiphop Hardcore Mash Up, Memelihara Ketololan Sampai Mampus


ROGERS Café, Selasa (26/7) malam, kata hareudang menemui makna paling hakiki. Hareudang dalam arti sebenar-benarnya. Keringat bertebaran di mana-mana. Alat pendingin ruangan kafe itu sudah kepayahan meredam amukan hasrat seluruh pengunjung yang datang, bahkan ketika Absulote Zero berpadu aksi dengan Molothuvz membuka hajat kecil dengan makna besar bernama Hiphop Hardcore Mash Up.

Tapi, tingginya suhu udara di Rogers Café sama sekali dianggap angin lalu. Makin lama makin hareudang, seiring dengan itu kegilaan makin menjadi-jadi menyeruak di antara tenggorokan yang tiada hentinya berteriak.

Tak ada hal yang harus dipertanyakan meski gigs ini molor satu jam dari jadwal semula. Rupanya seperti itulah fitrah yang harus dilakoni Hiphop Hardcore Mash Up. Kick off yang telat membuat hasrat pengunjung seperti membuncah tak tertahan begitu aksi Absolute Zero yang kenes menggebrak sistem suara.

Jargon Hiphop Hardcore langsung terbentang dengan gamblang lewat aksi Absulote Zero yang malam itu berpadu aksi dengan Molothuvz. Mosh pit langsung menjelma serupa arena perang antara tubuh-tubuh yang dilanda trance. Namun, betapa pun ritus adubadan-salingterjang-salingsikut sudah sedemikian tak terkendali, seluruh pengunjung tetap mampu menjaga diri dalam tali persaudaraan nan solid. Continue reading

Darkness Invasion, Invasi Scene Black Metal And Ghotic


SETELAH sekian lama menunggu, kabar woles itu datang juga dari teman-teman kita di scene black metal dan gothic. Digagas kawan-kawan dari Gothika, sebuah gigs yang menyuguhkan khusus band-band black metal dan gothic akhirnya muncul. Gigs tersebut diberi tajuk Darkness Invasion: We are Reborn from the Darkness.

Abah Supriyanto, gitaris Impish yang juga banyak terlibat dalam persiapan proyek ini, menyebutkan, Darkness Invasion tidak disertai harapan terlalu muluk. “Gigs ini kita gelar hanya sebagai test case untuk mencari gambaran bagaimana scene black metal dan gothic di Bandung. Ayaan atawa kumaha?” tutur Abah.

Darkness Invasion cukup merepresentasikan scene black metal dan gothic. Ada sekitar 12 band yang bakal mengisi line up Darkness Invasion. Enam dari black metal dan enam dari gothic. Band black metal yang sudah pasti masuk line up di antaranya Impish, Demonstorm, Haze, Mortal666, dan Mummy. Sedangkan Restless, Fragment of Euthanasia, Life After Death, dan Symphony of Elegy mewakili gothic.

Panitia sengaja hanya merangkum 12 band. Dengan tujuan, masing-masing band memperoleh waktu untuk unjuk kemampuan yang cukup panjang. Setiap band akan tampil sekitar 45 menit.

Darkness Invasion akan digelar di Gor Ary, Gedebage, Bandung, pada Minggu 11 November 2012.(sumber)

The New Born Sun of Bandung Death Fest


TAHUN lalu hajat Bandung Death Fest mengusung tema keindonesiaan dengan memampangkan kalimat Lagu Kita Masih Sama Indonesia Raya pada latar belakang panggung. Untuk tahun ini, panitia belum menentukan tagline resmi. Namun, Show Director Braga Festival Man Jasad menjelaskan, awalnya panitia sempat punya wacana untuk menamai BDF #VI dengan Braga Death Fest. Tapi akhirnya panitia sepakat untuk tetap menamai perhelatan ini dengan Bandung Death Fest.

“Saya sendiri sempat kepikiran Bandung Death Fest kali ini disemati tagline The New Born Sun of Bandung Death Fest. Tapi ini hanya wacana pribadi. Keputusan apakah akan dipakai atau tidak, saya kembalikan kepada rekan-rekan panitia yang lain,” tandas Man.

Man tidak mempermasalahkan tema apa pun yang bakal diusung. Yang jelas, Man memberi garansi, Bandung Death Fest tidak akan kehilangan kesakralannya. “Bandung Death Fest tetaplah Bandung Death Fest. Hajat terbesar barudak death metal. Kalaupun tahun ini penyelenggaraanya disatupaketkeun dengan Braga Festival, ini hanya untuk mencari warna lain. Jika memang teman-teman kemudian menghendaki kemasannya dikembalikan seperti tahun-tahun sebelumnya, ya mangga wae,” tutur Man.(sumber)

Jangan Ragu Jadi Musisi Metal


TULISAN INI BUKAN MURNI OPINI SAYA. IBARAT KAMERA, OTAK DAN JARI SAYA HANYA BERTINDAK SELAKU REFLEKTOR. SEKADAR MEMANTULKAN APA YANG SAYA SIMAK DENGAN SEDIKIT MEMBERI BIAS DI SANA-SINI DARI. ILHAMNYA SENDIRI MUNCUL DARI HASIL MELOTOTIN STATUS CHE, VOKALIS CUPUMANIK. SEPERTI BIASA, JANGAN TERLALU DIMASUKAN KE HATI. WOLES SAJA. SEBAB, INI BUKAN MASALAH PENTING. DA EUWEUH DEUI URUSAN NU LEUWIH PENTING — MEMINJAM ISTILAH KAJUL HELLPRINT — TIBATAN LALAJO PERSIB.

SAYA selalu merasa beruntung bisa mengakses beberapa referensi penting, kadang bahkan secara prodeo alias cuma-cuma. Seperti Selasa (26/11) kemarin. Indera penasaran saya langsung bereaksi ketika Mang Dinan, artworker kugiran dari The Illuminator, ngetag beberapa cuplikan Majalah Metal Hammer edisi Desember 2012 yang membahas tentang skena tempat kita menarik napas. Sumpah, Metal Hammer adalah salah satu kitab haluan hidup saya. Saya selalu merasa bagaikan butiran-debu-yang-tak-tahu-arah-jalan-pulang tiap kali membaca majalah ini. Baik dari segi kemasan/artistik dan terlebih cara mereka mengupas sesuatu. Sangat influensif dan tentu saja referensif pula (anjirrr, istilah naon deuih eta). Jika suatu saat punya duit, saya punya cita-cita mau bikin majalah underground dengan kemasan menyerupai Metal Hammer. Continue reading

Cruel Hand akan Kunjungi Bandung dalam Assault Tour #3


SEBERSIT kabar woles dari Holdingtrue. Promotor spesialis gigs band hardcore/punk ini akan menggamit Cruel Hand untuk menggelar rangkaian pertunjukan di Pulau Jawa dan Bali dalam balutan Assault Tour #3 mulai awal sampai pertengahan Desember mendatang. Sebelumnya Holdingtrue sukses menggandeng band hardcore asal New York, Backtrack, keliling Indonesia dalam rangkaian Assault Tour 2012.

Cruel Hand adalah band hardcore asal Portland, Amerika Serikat. Mereka memainkan hardcore ala New York dengan sedikit campuran west coast thrash. Cruel Hand telah merilis tiga album. Saat ini mereka bernaung di bawah label Bridge Nine Records. Continue reading

Indohardcore Compilation


DEWASA ini hardcore berkembang sangat pesat. Band-band pengusung jenis musik ini nyaris tiap hari lahir. Hal ini berimbang positif terhadap geliat skena hardcore itu sendiri. Jika di awal 80-an Minor Threat ‘hanya’ memainkan hardcore simple yang disebut hardcore/punk, maka saat ini kita tidak asing dengan istilah metalcore, post hardcore, atau electronic hardcore yang secara sound sangat mewakili kekinian.

Namun, yang paling penting, karya dari band-band hardcore seolah mengalir tak terbendung. Bukan hanya melimpah, karya-karya itu juga memiliki kualitas yang semakin baik dari hari ke hari. Mereka tentu saja membutuhkan lebih banyak media untuk mempromosikan diri agar dikonsumsi khalayak yang lebih banyak. Berangkat dari sana, kawan-kawan dari hardcore-indonesia.com — sebuah situs yang khusus mempropagandakan pergerakan hardcore di Indonesia — menggagas sebuah proyek kompilasi yang diberi tajuk Indohardcore Compilation. Continue reading